‘Karakter terburuk yang pernah saya temui’

Pelatih baru Cristiano Ronaldo, Rudi Garcia, kembali mendapat kecaman dari mantan direktur olahraga Lyon, Juninho Pernambucano.

Garcia mengambil alih Al-Nassr pada bulan Juni tidak menyadari pada saat itu bahwa dia nantinya akan melatih salah satu pemain sepak bola terhebat.

Rudi Garcia (kiri) bersama rekrutan baru Al-Nassr Cristiano Ronaldo

Rudi Garcia (kiri) bersama rekrutan baru Al-Nassr Cristiano Ronaldo

Juninho secara luas dianggap sebagai legenda di Lyon setelah karir gemilangnya bersama Les Gones

Juninho secara luas dianggap sebagai legenda di Lyon setelah karir gemilangnya bersama Les Gones

Dengan sorotan sepak bola dunia yang ditempatkan di pihak Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir, Garcia telah menarik perhatian yang tidak diinginkan dari legenda Lyon Juninho.

Pelatih Prancis memiliki banyak pengalaman mengelola di Italia dan Prancis dan di Lyon tempat keduanya berpapasan sebelum Garcia meninggalkan Stadion Groupama pada 2021.

Juninho direkrut sebagai direktur olahraga pada Mei 2019 dan kemudian pada tahun itu Garcia dipercaya sebagai pelatih. Namun hubungan mereka jauh dari harmonis dan kini pemain asal Brasil itu membuka tabir tentang mantan rekannya.

“Pengalaman saya dengan Rudi García sangat buruk. Dia adalah karakter terburuk yang pernah saya temui sepanjang karir sepak bola saya, ”katanya kepada outlet Portugis MaisFutebol via Marca.

“Dia tidak tahu bagaimana memimpin apa pun. Dia memimpin karena ketakutan yang dia bebankan pada orang lain. Dia hanya menghormati orang yang memiliki kekuatan atau yang dapat dimanfaatkan dalam hubungan tersebut.”

Terlepas dari klaimnya, Juninho percaya Garcia akan membuat hidup lebih mudah Ronaldo dan melakukan segala yang mungkin untuk memastikan langkah blockbuster itu sukses.

Garcia dan Juninho mengalami hubungan yang sulit bersama di Lyon

Garcia dan Juninho mengalami hubungan yang sulit bersama di Lyon

Pemain Brasil itu menambahkan: “Dia tidak akan berani melakukan apa pun yang menghalangi, sebaliknya, dia bahkan akan menyajikan sarapan untuk Cristiano jika perlu. Dia akan berusaha menjadi teman Cristiano, menjadi dekat dan dia akan melakukan segala yang mungkin untuk itu. Ini akan menjadi mimpi baginya untuk menjadi teman Cristiano Ronaldo.”

Menyusul kepergian Garcia dari Lyon pada tahun 2021, pria Prancis itu membuat beberapa tembakan perpisahannya sendiri untuk Juninho dengan mengatakan: “Saya menemukan bahwa ketika pemain Brasil tidak bermain, dia tidak bahagia. Itu menimbulkan masalah.”

Sebagai pembalasan, Juninho menyatakan bahwa Garcia “tidak peduli dengan kesuksesan tim atau suasana di ruang ganti, malah lebih memilih untuk menjadi pusat perhatian.”

Garcia bersama presiden Lyon Jean-Michel Aulas dan Juninho setelah menandatangani kontrak dua tahun di klub

Garcia bersama presiden Lyon Jean-Michel Aulas dan Juninho setelah menandatangani kontrak dua tahun di klub

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *